State of Play Review
- Annas Aisya

- Apr 14, 2019
- 3 min read
State Of Play adalah film seorang jurnalis yang mengungkap suatu kasus skandal pembunuhan seorang wanita (Sonia Baker) yang merupakan asisten seorang Ketua Dewan kongres di Amerika dari kubu Republik (Stephen Collins). Film ini membuat aderenalin penonton terpancing dan menebak -- nebak siapakah pembunuh Sonia. Sebagai bintang utama dalam film, Cal Mc Gafrey, menggambar kan bagaimana sifat yang harus dimiliki seorang jurnalis. State Of Play adalah film seorang jurnalis yang mengungkap suatu kasus skandal pembunuhan seorang wanita (Sonia Baker) yang merupakan asisten seorang Ketua Dewan kongres di Amerika dari kubu Republik (Stephen Collins). Film ini memancing adrenalin penonton dengan alur cerita yang tegang dan membuat emosi penonton ikut larut ke dalam ide ceritanya. Di sini penonton dapat melihat bagaimana kredibilitas seorang jurnalis diterapkan oleh sang tokoh utama, Cal Mc Gafrey, wartawan dari Washington Globe.
Pada awalnya, kisah dalam film ini bermula ketika Sonia Baker meninggal tanpa penyebab yang jelas. Karena kasus ini menyangkut seorang asisten anggota kongres, media segera menyebarkan berita yang simpang siur atau berita yang subjektif berdasarkan redaksi. Banyak media mengungkapkan bahwa Sonia Baker meninggal karena bunuh diri.
Sebenarnya pada awalnya media-media tidak mengetahui latar belakang dari kasus kematian Sonia Baker, yaitu adanya hubungan antara Stephen Collins dengan Sonia Baker, namun Cal Mc Gafrey mencoba mengurai segala sesuatu yang berkaitan dengan kematian Sonia Baker . Cal menggunakan berbagai cara untuk memperoleh data yang akurat mengenai berbagai kronologi yang sesungguhnya di balik kematian Sonia Baker.
Cal menguraikan beberapa fakta mengenai hubungan Stephen Collins dan Sonia Baker ketika Stephen meminta bantuan kepada Cal untuk memperbaiki citranya sebagai anggota kongres, kebetulan adalah sahabat Stephen ketika ia masih berada dibangku kuliah. Pada kesempatan inilah Cal mengorek segala informasi tentang Stephen. Stephen mencoba menyakinkan Cal bahwa Sonia Baker tidak mati karena bunuh diri, karena pada pagi hari sebelum Sonia meninggal, Stephen masih video call dengan Sonia.
Untuk membantunya mengurai kasus ini, Cal meminta bantuan kepada seorang penulis artikel bernama Della Frye. Cal dan Della segera memburu data dari sekian banyak informasi yang mereka terima dari orang-orang yang mengenal Sonia Baker (Dominic Foy). Akhirnya mereka dapat mengetahui bahwa Sonia Baker berkerja pada Point Corp yang merupakan pesaing dari anggota kongres. Sonia ditugaskan untuk mencari informasi dari Stephen Collins yang merupakan “musuh” dari Point Corp. Point Corp dikenal sebagai kelompok yang tidak segan untuk melakukan segala sesuatu untuk kepentingan intern sekalipun itu harus membunuh seseorang. Selain itu, Cal dapat mengetahui bahwa Sonia mengandung anak hasil hubungan gelapnya dengan Collins.
Investigasi ini ada pro dan kontra dengan pendekatan investigasi yang mereka lakukan karena membuat kasus tersebut butuh pengamatan dan penyelidikan lebih mendalam, pengamatan dan penyelidikan yang lebih mendalam tersebut membuat berita tidak bisa cepat naik cetak dan pemicu kemarahan sang editor, meskipun menimbulkan kemarahan sang editor, cal tetap kekeuh dengan prinsipnya untuk membedah kasus kematian Sonia Baker dengan metode investigasi, mau tidak mau della mengikuti keinginan Cal tersebut.
Dari sekian banyak informasi, Cal dapat mengambil kesimpulan bahwa Sonia dibunuh oleh seorang anggota Point Corp. Kesimpulan itu diambil berdasarkan analisis bahwa Sonia tidak lagi dapat diandalkan oleh Point Corpuntuk mencari informasi mengenai Stephen Collins. Namun secara tidak diduga kesimpulan itu runtuh karena ternyata dapat dibuktikan bahwa Collinslah yang membunuh Sonia. Dengan mengikuti nuraninya sebagai seorang jurnalis, Cal segera menulis artikel mengenai kronologi sesungguhnya yang terjadi di balik kematian Sonia Baker sekalipun ia harus mengorbankan hubungan persahabatannya dengan Collins.
Di sinilah sebenarnya inti dari cerita State of Play bahwa “kemerdekaan seorang jurnalis terletak pada keberaniannya mengambil pilihan dalam sebuah dilema, ketika ia dihadapkan pada sebuah kenyataan antara relasi personalnya dengan kewajibannya kepada masyarakat luas”. Cal telah menunjukkan bahwa nuraninya berbicara pada sebuah kebenaran yang harus dipublikasikan kepada khalayak umum ketimbang ia harus menjadi seorang yang munafik.
Dari sekian banyak hal yang menguras emosi dalam hal jurnalistik, film ini juga menampilkan sisi lain dari kehidupan yang tidak patut untuk dicontoh. Selain adanya hubungan gelap antara Collins dengan Sonia, Cal pun juga melakukan hubungan gelap dengan istri Collins, yakni Annie. Sisi lain inilah yang harus dipandang dengan paradigma berbeda pula, di mana sebuah relasi akan tercipta ketika secara tidak sadar manusia melangkah ke arah yang bersebrangan dengan nalurinya. Sebagai manusia, kita sepatutnya dapat memilah-milah mana yang baik dan mana yang buruk untuk diri kita sendiri. Jangan sampai kita terjebak pada sebuah realitas yang menawarkan kebahagiaan semu tanpa memandang sekeliling kita. Selama 128 menit para penikmat film State of play ini akan merasa sangat kelelahan Karena khusunya bagi mereka yang bukan penggemar film yang bergendre politik seperti State of play, namun Matthew Michael Carnahan, Tony Gilroy, Parter Mogran dan Billy Ray yang masing-masing telah berpengalaman dalam menuliskan naskah sebuah film bernuansa poltik, film ini mampu mempertahankan penikmatnya untuk terus menonton karena film ini sangat menarik, inspiratif dan relavan bagi para jurnalis, film yang kaya akan makna dalam pencarian jatidiri seorang jurnalis, bagaimana sebuah dilemma seorang wartawan dan bagaimana kode etik jurnalis diperjuangkan didalam wartawan dan film ini sangat membuat penasaran.




Comments